Jaga Stabilitas Desa, Pemkab Lumajang Gulirkan Dana Dusun Rp50 Juta per Wilayah - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 20 Okt 2025 13:41 WIB ·

Jaga Stabilitas Desa, Pemkab Lumajang Gulirkan Dana Dusun Rp50 Juta per Wilayah


 Jaga Stabilitas Desa, Pemkab Lumajang Gulirkan Dana Dusun Rp50 Juta per Wilayah Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang akan mulai menyalurkan dana dusun sebesar Rp50 juta per wilayah pada tahun 2026 mendatang.

Program ini difokuskan untuk memperkuat sistem keamanan dan ketertiban masyarakat di tingkat dusun, sekaligus mendorong keterlibatan aktif warga dalam menjaga stabilitas sosial di lingkungan masing-masing.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa dana dusun merupakan salah satu program prioritas Pemkab yang dirancang agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia menyebutkan, penggunaan dana akan diarahkan untuk kegiatan yang mendukung keamanan lingkungan, seperti pengadaan sarana ronda, pelatihan linmas, hingga peningkatan sistem kewaspadaan masyarakat.

Baca juga: 4.165 Guru Ngaji dan Marbot Lumajang Resmi Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan: Bukti Nyata Kepedulian Bunda Indah

“Dana dusun akan kami berikan mulai tahun depan untuk seluruh dusun. Penggunaannya diutamakan untuk keamanan,” katanya, Senin (20/10/2025).

Program ini menjadi bentuk kompensasi atas berkurangnya Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) dari pemerintah pusat.

Meskipun terjadi pemotongan anggaran transfer daerah sebesar Rp266,48 miliar, Pemkab tetap berkomitmen menyalurkan dana dusun agar desa tetap memiliki kekuatan dalam menjaga stabilitasnya secara mandiri.

Baca juga: Heboh! Pesta Gay Digerebek di Hotel Surabaya, 34 Pria Tanpa Busana Ditangkap

“Dana desa mereka dikurangi dari pusat, dana ADD juga sedikit berkurang. Tapi sudah kami gantikan dengan dana dusun agar kebutuhan masyarakat tetap bisa dipenuhi,” tambahnya.

Menurut Indah, keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat.

Karena itu, dana dusun diharapkan dapat memicu inisiatif warga dalam menjaga lingkungan, memperkuat nilai gotong royong, dan meningkatkan rasa kepemilikan terhadap wilayah tempat tinggal mereka.

“Kami ingin masyarakat terlibat langsung. Bukan hanya menerima program, tapi ikut menentukan bagaimana dana ini digunakan secara tepat sasaran, terutama dalam menjaga keamanan di dusunnya masing-masing,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah