Jumlah Penumpang Naik 40 Persen, Stasiun Lumajang Catat Lonjakan Wisatawan Usai Rebranding - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 16 Okt 2025 16:15 WIB ·

Jumlah Penumpang Naik 40 Persen, Stasiun Lumajang Catat Lonjakan Wisatawan Usai Rebranding


 Jumlah Penumpang Naik 40 Persen, Stasiun Lumajang Catat Lonjakan Wisatawan Usai Rebranding Perbesar

Lumajang, – Data dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) IX Jember mencatat lonjakan jumlah penumpang hingga 40 persen di Stasiun Lumajang sejak resmi berganti nama dari sebelumnya Stasiun Klakah.

Peningkatan ini tidak hanya mencerminkan pertumbuhan mobilitas masyarakat, namun juga sejalan dengan meningkatnya arus kunjungan wisatawan, khususnya dari mancanegara.

Perubahan nama stasiun menjadi Stasiun Lumajang dinilai sebagai langkah strategis yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga simbolis.

Baca juga: Revitalisasi Pasar Rakyat Jadi Langkah Strategis Pemkab Lumajang Bangkitkan Ekonomi Selatan

“Pergantian nama menjadi Stasiun Lumajang bukan hanya soal identitas, tapi simbol kebangkitan daerah. Kini, stasiun ini menjadi pintu gerbang utama bagi wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara, untuk mengenal potensi Lumajang lebih dekat,” kata Bupati Lumajang Indah Amperawati, Kamis (16/10/2025).

Peningkatan penumpang ini juga turut dipengaruhi oleh proses revitalisasi stasiun, yang kini dilengkapi dengan fasilitas yang lebih modern, nyaman, dan aman, menjadikannya lebih ramah bagi wisatawan domestik maupun internasional.

Baca juga:Ada Bukti Video Asusila, Pemkab Lumajang Copot Kadisdikbud Usai Rekomendasi BKN

Saat ini, Stasiun Lumajang menjadi titik awal perjalanan wisata ke berbagai destinasi alam unggulan seperti Air Terjun Tumpak Sewu, Gunung B29, Ranu Pane, dan Jalur Pendakian Gunung Semeru.

Keindahan alam yang ditawarkan Lumajang, dikombinasikan dengan akses transportasi yang kian mudah, menjadikan kabupaten ini semakin dilirik sebagai destinasi wisata baru di Jawa Timur.

“Setiap perbaikan fasilitas publik adalah kesempatan untuk mendukung ekonomi warga. Dari stasiun ini, wisatawan bisa menikmati keindahan Lumajang, sekaligus memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” terang Indah.

Dampak dari lonjakan wisatawan juga mulai terasa di sektor ekonomi lokal. Pelaku usaha di sekitar stasiun, seperti warung makan, penginapan, jasa transportasi lokal, hingga pelaku ekonomi kreatif mulai mengalami peningkatan omzet seiring meningkatnya kunjungan ke daerah mereka.

“Kami ingin setiap pengunjung yang datang merasakan kemudahan, kenyamanan, dan keramahan. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga pelayanan dan kesan yang dibawa pulang oleh para wisatawan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satu Tumpeng, Tinggi 6 Meter, Targetnya Satu Rekor

1 September 2026 - 15:02 WIB

Tak Semua Petani Tembakau Dapat BLT, APTI Lumajang Terapkan Seleksi Berbasis Data

31 Agustus 2026 - 15:38 WIB

BLT DBHCHT Petani Tembakau Lumajang Dipangkas, Penerima Tinggal 3.525 Orang

31 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Buruh Pabrik Rokok Jadi Sasaran BLT DBHCHT, Pemkab Lumajang Dorong Kesejahteraan Pekerja

31 Agustus 2026 - 15:23 WIB

150 Buruh Pabrik Rokok di Kunir Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu

31 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Rp28,2 Juta BLT DBHCHT Disalurkan ke 47 Warga Yosowilangun Lumajang

31 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Trending di Daerah