Polres Jember Ungkap 19 Kasus Narkoba dalam Sebulan, 27 Tersangka Diamankan - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Kriminal · 5 Jul 2025 11:58 WIB ·

Polres Jember Ungkap 19 Kasus Narkoba dalam Sebulan, 27 Tersangka Diamankan


 Polres Jember Ungkap 19 Kasus Narkoba dalam Sebulan, 27 Tersangka Diamankan Perbesar

Jember, – Kepolisian Resor (Polres) Jember, Jawa Timur, mengungkap sebanyak 19 kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba sepanjang bulan Juni 2025. Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 27 orang tersangka berhasil diamankan, termasuk di antaranya para residivis kasus serupa.

“Total tersangka yang diamankan sebanyak 27 orang, terdiri dari 23 laki-laki dan empat perempuan,” kata Kapolres Jember Ajun Komisaris Besar Polisi Bobby A. Condroputra dalam rilis pers di Aula Rupatama, Polres Jember, Sabtu (5/7/25).

Dari total tersangka, Bobby menjelaskan bahwa 10 orang di antaranya merupakan residivis, yang terdiri dari sembilan laki-laki dan satu perempuan. Hal ini menunjukkan masih tingginya angka pengulangan tindak pidana narkotika di wilayah tersebut.

Selama pengungkapan kasus-kasus tersebut, petugas menyita berbagai jenis barang bukti, termasuk sabu seberat 269,66 gram, ganja kering 222,64 gram, enam batang pohon ganja hidup, ekstasi sebanyak 29 butir, serta enam unit timbangan digital.

“Para pelaku kami jerat dengan pasal berlapis Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya paling ringan enam tahun dan maksimal 20 tahun penjara, dengan pidana denda hingga Rp10 miliar ditambah sepertiga,” tegas Bobby.

Kapolres juga menekankan komitmen pihaknya untuk memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya. Ia menyatakan, tindakan tegas akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga generasi muda dari bahaya narkotika.

“Ini adalah bentuk keseriusan kami. Polres Jember akan terus menindak tegas para pelaku, dan kami mengajak masyarakat untuk aktif melapor jika melihat aktivitas mencurigakan terkait narkoba di sekitarnya,” ujar Bobby.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Jember, Inspektur Polisi Satu Noval, mengungkap beberapa kasus yang menjadi sorotan selama Juni. Di antaranya penangkapan pasangan suami istri di Kecamatan Ambulu pada 8 Juni, yang keduanya diketahui mengedarkan sabu seberat 78,72 gram. Sang istri tercatat sebagai residivis kasus narkoba.

Kasus menonjol lainnya adalah penangkapan tersangka AM di Kecamatan Gumukmas pada 17 Juni, dengan barang bukti enam batang pohon ganja hidup. Satresnarkoba menduga biji ganja tersebut berasal dari jaringan luar Kabupaten Jember yang kini tengah didalami.

Pengungkapan besar lainnya melibatkan tersangka AN, seorang residivis dengan barang bukti sabu seberat 51,81 gram. Penyelidikan terhadap kasus tersebut mengarah pada penangkapan tersangka lain, WD, yang berada di wilayah Buleleng, Bali. Diduga, narkotika yang mereka edarkan dikirim secara lintas pulau menuju Jember.

Artikel ini telah dibaca 96 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Lumajang: ASN yang Terbukti Memainkan Pajak Pasir Ditindak, Bukan Dipindah

30 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Tes Urine 11 Orang Negatif, Polisi Temukan Lima Klip Diduga Sabu di Karaoke Lumajang

19 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Dua Sapi Raib dari Kandang, Rasa Aman Peternak Lumajang Jadi Taruhan

15 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Satresnarkoba Lumajang Janjikan Razia Berkala di Tempat Hiburan Malam

15 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Lumajang Terbongkar

12 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tuntutan CSR dan Lahan Plasma Berujung Blokade Jalan, 2 Orang Diamankan Polisi

7 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Trending di Kriminal