Skandal Sosperda Guncang DPRD Jember, Wakil Ketua dari Fraksi Nasdem Resmi Ditahan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Kriminal · 21 Okt 2025 07:48 WIB ·

Skandal Sosperda Guncang DPRD Jember, Wakil Ketua dari Fraksi Nasdem Resmi Ditahan


 Skandal Sosperda Guncang DPRD Jember, Wakil Ketua dari Fraksi Nasdem Resmi Ditahan Perbesar

Jember, – Empat dari lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan konsumsi program Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) DPRD Jember tahun 2023 resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember pada Senin malam, 20 Oktober 2025. Salah satu tersangka yang menarik perhatian publik adalah DDS, Wakil Ketua DPRD Jember dari Fraksi Nasdem.

DDS ditahan bersama mantan istrinya, YQ, yang juga ikut ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya, bersama dua tersangka lainnya, A dan RAR yang merupakan staf Sekretariat DPRD, langsung digiring menuju mobil tahanan sekitar pukul 22.00 WIB usai diperiksa di Kantor Kejari Jember.

Keempat tersangka tampak mengenakan rompi tahanan berwarna pink dan masker, berjalan cepat tanpa mengucap sepatah kata pun kepada wartawan yang telah menunggu di halaman kantor kejaksaan. Proses penahanan berlangsung beberapa jam setelah konferensi pers yang digelar Kejari pada pukul 18.00 WIB.

Baca juga:Kejari Jember Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Sosperda DPRD, Salah Satunya Wakil Ketua

“Hari ini juga dilakukan penahanan terhadap empat tersangka. Satu orang berinisial SR belum hadir meskipun sudah kami panggil,” ungkap Kepala Kejari Jember, Ichwan Effendi, kepada awak media.

Keterlibatan DDS dan YQ dalam satu kasus korupsi menjadi sorotan tersendiri. Keduanya pernah menikah, dan kini sama-sama ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan anggaran konsumsi kegiatan Sosperda.

Sementara itu, tersangka kelima berinisial SR yang disebut sebagai rekanan proyek belum hadir memenuhi panggilan penyidik dan rencananya akan kembali dipanggil dalam waktu dekat.

Baca juga: Heboh! Pesta Gay Digerebek di Hotel Surabaya, 34 Pria Tanpa Busana Ditangkap

Kasus ini berawal dari pengadaan makanan dan minuman ringan (mamiri) serta makanan dan minuman berat (mamirat) untuk kegiatan Sosperda DPRD Jember. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tidak dikerjakan oleh CV resmi yang ditunjuk melalui e-catalog dan terdapat selisih harga dari anggaran yang telah ditetapkan.

“Yang melaksanakan bukan rekanan resmi, dan harga yang digunakan tidak sesuai dengan anggaran,” kata Ichwan.

Dari hasil penyidikan sementara, Kejari Jember telah menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 108 juta. Total kerugian negara masih dalam proses perhitungan dan dapat bertambah seiring pendalaman kasus.

Ichwan menambahkan, penyidikan kasus ini berlangsung cepat. Meski sebelumnya ia menyebut penetapan tersangka akan dilakukan menjelang akhir tahun, Kejari berhasil mempercepat proses tersebut.

“Bisa kalian bayangkan betapa tersitanya waktu kami. Memeriksa orang sebanyak itu dalam waktu dua bulan lebih, bukan hal mudah,” jelasnya.

Kelima tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, dan Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, junto Pasal 55 dan Pasal 65 KUHP.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ramp Check Truk Pasir di Lumajang, 17 Kendaraan Tak Layak Jalan dan Sopir Positif Narkoba

10 Maret 2026 - 14:03 WIB

Polisi Musnahkan Arena Sabung Ayam di Lumajang, Satu Ayam Jago dan Kurungan Diamankan

10 Maret 2026 - 13:43 WIB

Kasus Sosraperda DPRD Jember Bergulir di Tipikor Surabaya, Anggaran Rp5,6 Miliar Dipersoalkan

5 Maret 2026 - 18:35 WIB

Polres Lumajang Tangkap Paman Pelaku Pencurian Emas Senilai Rp503 Juta di Jatiroto

1 Maret 2026 - 12:54 WIB

Jelang Berbuka, Arus Ramai Jadi Ancaman, Balap Liar di Pasirian Dibubarkan

21 Februari 2026 - 10:40 WIB

Bareskrim Polri Sita Emas Batangan, Dokumen, dan Alat Elektronik dari Dugaan PETI

20 Februari 2026 - 14:59 WIB

Trending di Kriminal