Tiga SPBU Kosong, Warga Tempuh 17 Kilometer untuk Cari Pertalite di Lumajang - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 8 Sep 2026 10:17 WIB ·

Tiga SPBU Kosong, Warga Tempuh 17 Kilometer untuk Cari Pertalite di Lumajang


 Tiga SPBU Kosong, Warga Tempuh 17 Kilometer untuk Cari Pertalite di Lumajang Perbesar

Lumajang, – Kesulitan mendapatkan Pertalite dialami sejumlah warga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Seorang warga bahkan harus menempuh jarak sekitar 17 kilometer setelah mendapati tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di sekitar Kecamatan Yosowilangun tidak memiliki stok Pertalite.

Widi, warga Kecamatan Yosowilangun, mengatakan kondisi tersebut dialaminya pada Selasa (8/9/2026).

Ia mengaku harus berpindah dari satu SPBU ke SPBU lain karena Pertalite yang dicari telah habis.

“Tadi sudah tiga pom (SPBU) kosong semua, baru dapat di sini (Kecamatan Lumajang), itu pun antreannya panjang,” kata Widi.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 17 kilometer, Widi akhirnya menemukan SPBU yang masih menyediakan Pertalite. Namun, ia kembali harus menghadapi antrean panjang.

Menurut Widi, waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan Pertalite di SPBU tersebut mencapai sekitar 30 menit.

Ia mengatakan kesulitan memperoleh Pertalite mulai dirasakannya sejak 1 September 2026. Kondisi tersebut, menurut dia, tidak hanya terjadi sekali, tetapi berlangsung hingga sekitar sepekan.

“Harapannya segera normal lagi, ini sudah satu minggu seperti ini, orang Lumajang kan hampir semua pakai Pertalite, kasihan kalau sudah antre tidak dapat,” ujarnya.

Kesulitan mendapatkan Pertalite juga terlihat dari antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Lumajang. Kendaraan mengantre di SPBU yang masih menyediakan BBM subsidi jenis Pertalite dan Biosolar.

Di beberapa lokasi, antrean bahkan mengular hingga ke jalan raya.

Sementara sejumlah SPBU lainnya tampak kehabisan stok BBM dan memasang papan pemberitahuan di depan pintu masuk. Kondisi tersebut membuat warga harus mencari SPBU lain yang masih memiliki persediaan.

Ramdan, warga Kecamatan Gucialit, mengaku mengalami hal serupa. Ia mengatakan kesulitan mendapatkan Pertalite sudah dirasakannya sejak sekitar sepekan terakhir.

Ramdan bahkan beberapa kali harus berpindah SPBU setelah tempat yang didatanginya kehabisan stok.

“Kadang sudah antre lama malah kehabisan akhirnya harus pindah pom (SPBU) lagi,” kata Ramdan.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Saat Sumur Mengering, Warga Lumajang Terpaksa Membeli Air Rp 160 Ribu

11 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Karnaval Kandangtepus Lumajang Sajikan Tarian Tradisional dari Sabang hingga Merauke

10 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Bupati Sebut Bonus Asian Games, Emas Rp50 Juta dan Perunggu Rp30 Juta

9 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Peringati HUT ke-54, Desa Jatigono Lumajang Gelar Pawai dan Grebeg Gunungan

9 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Truk Hino Tanpa STNK dan SIM Terlibat Kecelakaan di Candipuro Lumajang

8 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wabup Lumajang Dorong Masjid Nurul Huda Jadi Pusat Pendidikan Al-Qur’an Anak

8 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Trending di Daerah